Langkah Membeli Tiket Pesawat Online

Melakukan perjalanan (traveling) seolah sudah menjadi gaya hidup bagi sebagian orang. Kebutuhan liburan menjadi salah satu pilihan untuk sejenak meninggalkan sesaknya rutinitas kerja. Hal itu berdampak bagi jasa layanan transportasi terutama penerbangan yang berlomba-lomba memberikan kualitas layananan terbaik dengan harga yang terjangkau untuk berlibur di berbagai destinasi pilihan.

Ekonomis, efisiensi waktu, kualitas prima, tiga istilah itulah yang bisa menggambarkan kondisi transportasi penerbangan yang ada saat ini. Sejalan dengan itu, penyedia layanan pembelian tiket online juga meningkat untuk menarik pembeli memilih layanan transportasi udara. Ada beragam informasi mulai dari jadwal dan harga yang disertai promo-promo menarik pada saat-saat tertentu. Saya sendiri sudah beberapa kali memanfaatan layanan online travel agent (OTA) untuk membeli tiket pesawat.

Kenapa membeli tiket secara online? Karena produk yang ditawarkan lebih bervariasi, menghemat waktu, bisa dilakukan dimana saja dan kapanpun dengan sitem pembayaran yang mudah.

Nah, berikut ini adalah beberapa langkah yang biasa saya lakukan untuk membeli tiket secara online

1. Langkah pertama

Untuk mencari harga paling rendah alias murah, saya biasanya mengunjungi website skyscanner. Dengan mengunjungi website tersebut dan memasukkan rute penerbangan yang diinginkan selanjutnya akan muncul list pesawat disertai perbandingan daftar harga dari beberapa OTA.

Tips 1. Jangan langsung tergiur dengan harga paling murah yang muncul. Biasakan untuk melihat review dan track record OTA melalui tripadvisor atau google.

Tips 2. Untuk lebih meyakinkan, lakukan perbandingan harga langsung di website OTA yang terpilih (karena biasanya ada promo yang diberikan.

2. Langkah kedua

 

Selesai melihat review dan menemukan maskapai dengan harga tiket yang diinginkan, selanjutnya kita akan diminta untuk mengisi data atau informasi penumpang. Kali ini saya memilih membeli tiket melalui tiket.com dengan maskapai citilink (karena memilih penerbangan siang dan harga lebih murah daripada maskapai dan OTA lain)

citilink
pilihan waktu dan maskapai di website tiket.com

Setelah itu, dilanjutkan dengan pengisian data penumpang dan pemesan

citilink 2
detail data pemesan di situs tiket.com
citilink 3
detail nama penumpang 

Jika dua tahap pengisian form data diri atau identitas penumpang, masih ada pilihan apakah kita ingin memakai jasa asuransi atau tidak. Jika iya, maka beri tanda centang pada bagian kolom. Ada baiknya kita membaca terlebih dahulu keterangan, syarat dan ketentuan yang ada. Biasanya saya memilih untuk menggunakan jasa asuransi.

Setelah selesai klik “pesan sekarang”.

3. Langkah ketiga

Tahap selanjutnya pembelian tiket Citilink melalui tiket.com adalah memilih metode pembayaran yang akan digunakan. Metode pembayaran yang disediakan mulai dari kartu kredit, kartu debit, ATM dan lain sebagainya. Penjelasan mengenai metode pembayaran dan tata cara pembayaran bisa dibaca disini.

citilink 4

Pilihlah salah satu dari banyak pilihan yang ada. Kali ini saya memilih pembayaran menggunakan Internet Banking BNI. Setelah melakukan pembayaran, maka e-ticket pesawat Citilink yang dipesan melalui tiket.com akan dikirimkan ke alamat email kita, download file kemudian cetak untuk keperluan penukaran atau check in keberangkatan.

citilink 5

Tips. Saat check in di bandara, hanya menunjukkan e-ticket di layar handphone saja sudah bisa. Tanpa perlu di print!

Nah, mudah bukan? Enjoy your trip!!

Ku Antar Ke Gerbang

20150418_092338Sepagi tadi saat jalanan belum bangun dari tidurnya, saya memulai perjalanan ke sudut kota. Jalan berkelok melewati pegunungan menjadi makanan yang saya lewati kali ini. Setelah kemarin seharian melintasi pegunungan malang, hari ini diperbatasan kediri-nganjuk saya bersama seorang teman mengunjungi sebuah SD terpencil dg jumlah murid yang hanya 121 siswa.

Dengan sebuah surat undangan dari Kelas Inspirasi, kami disambut hangat oleh pihak sekolah kemudian berbincang mengenai beberapa hal yang harus dipersiapkan menjelang Hari Inspirasi pada 4 Mei nanti. Kemudian kami, saya dan teman saya berkeliling melihat kondisi sekolah dan membidik foto untuk dokumentasi yang nantinya akan dipresentasikan kepada relawan pengajar saat briefing. Satu, dua kali memasuki kelas terlihat anak-anak yang kegirangan menyambut kami, antusias bertanya banyak hal tentang siapa kami. Maklum, mungkin di sekolah ini tidak banyak mereka berinteraksi dengan orang2 luar kecuali guru, orang tua, dan tetangga sekitar. Jadi begitu ada orang asing yang datang, mereka antusias untuk mengenal lebih jauh. Kami menjelaskan singkat pada mereka, bahwa kami juga berjanji nanti akan datang kembali bersama dengan para relawan pengajar dari berbagai profesi. “Kita akan buat acara seru nanti tanggal 4 Mei, jangan sampai bolos ya?” ucap saya pada mereka.

Ada sensasi luar biasa yang saya rasakan ketika ada di sekolah ini, anak-anak yang ramah, guru-guru yang setia mengabdi, rasa hormat yang barangkali saat ini sulit ditemukan pada anak-anak yang sekolah di perkotaan. Bagi saya, merekalah salah satu alasan kenapa saya harus bangun lebih pagi dan bergerak lebih cepat agar sampai lebih awal untuk mengawal mimpi-mimpi mereka sampai kegerbangnya nanti. Tidak ada satu hal pun yang saya ingini saat ini selain melihat anak-anak itu tersenyum dan memiliki mimpi yang tinggi lalu mewujudkannya. Di tengah berbagai keterbatasan baik ekonomi, lingkungan, dan sarana yang dimiliki, mereka masih punya tekad untuk berangkat menuntut ilmu. Tidakkah itu menjadi peringatan untuk kita? Bahwa sampai detik ini, pencapaian yang sudah kita raih sebagian adalah untuk mengabdi pada pewaris panggung kepemimpinan negeri ini, anak-anak itu. Banyak hal yang bisa kita pelajari, banyak hal yang bisa kita teladani, banyak hal yang bisa kita ambil hikmahnya. Ada banyak pula kesempatan untuk berbuat baik, salah satunya adalah mengabdi menghidupkan anak negeri di sudut-sudut ruang mimpi. Kali ini saya tidak hendak menjual mimpi tapi mengajak semua orang untuk punya rasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap pendidikan bagi anak-anak. Bahwa detik ini, tugas kita bukan hanya sebatas pencapaian-pencapaian yang tergantung di dinding kamar tapi juga menghidupi mimpi orang lain. Bahwa sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang diamalkan, bahwa sebaik-baiknya hidup adalah hidup yang bermanfaat bagi orang lain. Bahwa hidup, barangkali tentang pengabdian yang tidak meminta harta atau jabatan. Satu saat kita akan bangga, melihat senyum anak-anak di pelosok negeri yang mampu mengharumkan nama negaranya. Maka sejak saat ini, waktu dan tempat mempersilahkan kita para profesional, relawan, atau siapapun untuk bergerak dan mengabdi.

Terakhir, maka jika satu saat kami Engkau panggil ke hadapanmu Tuhan, ijinkan siapapun untuk bisa dan tetap meneladani pengabdian kami untuk anak-anak negeri. Sebisa mungkin, kami akan bangun lebih pagi mengantarkan mimpi mereka kegerbangnya.

Tulisan ini saya buat sambil menikmati hangatnya kuah bakso kikil sepulang dari sekolah.

Salam Inspirasi,

Farah Adiba

Kediri, 18 April 2015

http://www.farahadibanm.wordpress.com