Ibu Primary Object, Ayah Secondary Object : Ibu atau Ayah Pendidik Utama?

Journey of Sinta Yudisia

Mommy First
Dengarlah apa yang dilakukan Nosekeni Fanny, istri ketiga Mphakanyiswa.
Setiap kali anak-anaknya selesai bermain, Nosekeni menyiapkan makanan dan cerita heroik bangsa Xhosa. Cerita-cerita ini merangsang imajinasi suku Qunu. Salah satu cerita kegemaran putra pertamanya, Rolihlala adalah kisah seorang perempuan katarak yang menjadi musafir. Ia berkelana mencari orang yang mau membersihkan matanya. Tentu saja tak ada orang yang mau. Jijik! Namun, suatu ketika terdapatlah seorang pemuda yang bersedia membersihkan matanya. Ajaib. Usai membersihkan katarak sang perempuan tua, menjelmalah ia menjadi gadis cantik rupawan nan kaya raya. Pemuda itupun menikah dengannya.
Apa yang ditekankan oleh Nosekeni adalah bahwa pemberian dan kemurahan hati, suatu saat akan dibalas dengan ganti kebaikan yang tak terkira. Kisah itu menancap terus dalam benak dan hati Rolihlala hingga kelak ia menjadi tokoh perlawanan Apartheid yang dikenal sebagai Nelson Mandela.

Perempuan-perempuan yang luarbiasa berperan sebagai seorang Ibunda, melahirkan tokoh-tokoh yang dikenang sepanjang masa sebagai para Penakluk Dunia…

View original post 1,602 more words

Advertisements

MEMBANGUN BALOK DAN KERETA API

IMG_20150326_144425
Khairi sedang bermain balok untuk terowongan kereta api.

Bagi anak-anak bermain saja sudah merupakan sebuah proses belajar. Anak dapat bermain sambil mengembangkan kteativitasnya, berimajinasi, dan menjelajahi dunianya.

Lihatlah apa saja yang mereka pelajari saat bermain. So, mari memahami potensi luar biasa yang dimiliki anak-anak kita

Lihatlah Lebih Dekat

*Artikel ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Parenting tentang Bagaimana Mengatasi Masalah dalam Keluarga

Terkadang kita dihadapkan pada sebuah masalah yang membuat kita kehilangan semangat atau motivasi. Yang lebih parah adalah jika kita menjadi pesimis dan menyerah. Jika sudah seperti itu, yang ada hanya umpatan, cacian, makian, dan hujatan yang justru tidak menyelesaikan masalah namun hanya memperburuknya. Kehadiran masalah di dalam kehidupan manusia bisa bermakna positif dan negatif, ketika mendapat masalah setiap orang cenderung lebih peka terhadap keadaan dan introspeksi diri. Namun ada juga orang yang terlalu larut dalam masalah sehingga membuatnya terkurung dalam pikiran-pikiran yang negatif. Continue reading “Lihatlah Lebih Dekat”