Dear Ami #23 Rindu

Well, I miss you mam

20 Januari 2017; 23.15

Hampir sebulan aku meninggalkanmu. Resah dan rindu bercampur jadi satu. Resap di jiwa. Berharap yakin tak kan goyah. Bahwa Allah yang mempertemukan, pastilah Ia bertanggungjawab menjawab rindu dengan temu. Meski tunggu menjadi tanya. Kiranya kita tetap saling berpeluk doa sebagai bahasa cinta. Maukah kau kupeluk selamanya dengan cara itu?

21 Januari 2017; 13.42

Aku menahan pilu guguran rindu. Bagaimana denganmu? Ketika detik tak berijin temu. Senyap dan tangis merayap diam-diam, memecah batu kerinduan. Aku yang hanya memeluk bisu waktu, ditemani bayangmu yang kekal selalu. Meski mata, hidung, kening dan bibir terhalang jarak. Di hatiku tersisa doa untuk bisa mengecupmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s