Allah, Benarkah Aku Mencintaimu?

Tak ada sedetik dalam hidup yang sia-sia jika seluruhnya digunakan untuk mencintaiMu.

Merindu pagi yang pasrah, sepenuh nafas hanya untukMu.

Terjebak hening yang paling genting, menggetarkan jiwa tinggalkan dosa.

Allah, benarkah aku mencintaimu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s