Dear Ami #22 Melepas Rasionalitas

Jika harus dijauhkan lagi, aku tetap mencintai ketidaksempurnaanmu sebagai manusia

Dua tipe manusia yang mulai aku sadari keberadaannya adalah, pertama orang yang dengan mudah menyampaikan maksudnya, pikirannya, perasaannya, atau rasa tidak suka pada sesuatu tertentu. Kemudian ia bisa merasakan kelegaan setelah semuanya didengar orang lain. Kedua, adalah orang yang diam atau pura-pura diam, memilih pasif dan merasa baik-baik saja. Penuh gejolak atas apa yang dihadapinya tapi menyimpannya dalam-dalam. Bisa jadi ia juga menolak orang lain untuk mengerti dan memahaminya.

Akhir-akhir ini mencoba untuk tidak realistis. Menjadi masing-masing setengah dari dua jenis orang di atas tersebut. Mencoba menikmati perasaan, menguji rasa sensitif dan melupakan ‘kata orang’.

Karena aku rindu memilikimu, seperti dulu.

Jika ada nilai yang bisa kutulis untuk mengapresiasi perasaanmu padaku, jelas aku akan menuliskan angka paling tinggi. Tapi kita paham, semakin hari angka-angka itu justru terjun bebas oleh kenyataan yang menampar perasaan. Angka itu justru berubah menjadi hitungan matematis yang mematahkan lamunan-lamunan sepanjang perjalanan kehidupan kita.

Sampai pada suatu hari dan pada hari-hari berikutnya setelah itu…

Aku memahami kesulitanmu mengelola cemburu. Mulai kesedihan yang mengikis nilai kebersamaan hingga kerinduan melangitkan doa-doa kebaikan untukmu. Rasanya empati dan simpati tak cukup berpengaruh dan membantu untuk memperbaiki keadaan. Meski dulu kita justru sering mengagungkan hal-hal sederhana untuk membuktikan bahwa kita tidak terpengaruh oleh perasaan-perasaan labil macam cemburu. Sedih. Aku berasa ditampar dan dipaksa ‘kembali’ ke jalan yang benar.

Akhirnya aku benar-benar merasakan: Mencintaimu dan memperjuangkanmu dua kali lipat. Kurasa seperti itu yang bisa kurasakan.

Aku kemudian menikmati menjadi manusia yang mengungkapkan perasaannya.

Malang, 5 Januari 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s