Menu Akhir Tahun (2)

Ketika produktivitas dipertanyakan, bisa jawab apa?

Barangkali ada dua pilihan jawaban dan keduanya sama-sama bisa diterima.

Lagi baik nih. Karena sedang menyelesaikan dua-tiga pekerjaan dalam waktu dekat. Dengan beberapa pekerjaan itu jadi tidak ada waktu untuk bersantai dan semangat akan terpacu lebih stabil. Perjalanan untuk mewujudkan mimpi menjadi semakin dekat. Tanpa perlu susah payah untuk menemukan ini dan itu agar bisa bergerak dan melakukan hal-hal yang berguna. Menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan itu membuat kita tahu sejauh mana aku sanggup atau sudah sampai titik usaha mana untuk menjadi orang yang produktif.

Lagi lesu nih, istirahat dulu lah. Karena sudah biasa menyesuaikan kebiasaan yang luar biasa padat, dengan ritme kerja yang selalu teratur, kadang aku jadi lupa rasanya menjadi diri sendiri. Mungkin itu saatnya untuk berhenti memaksa diri bekerja lebih keras dan mengingat bahwa setiap orang punya waktu untuk istirahat. Istirahat bisa jadi cara tersendiri untuk menjadi lebih produktif.

Tidak ada alasan lain selain dua jawaban di atas yang mengguncang alur kehidupan dan pikiranku sehari-hari.

Mungkin untuk itulah gunanya belajar. Mencoba meracik menu terbaik agar produktif setiap harinya. Entah itu dengan bangun lebih pagi untuk berolahraga kemudian menikmati secangkir kopi di warung pinggir jalan. Atau menghabiskan waktu seharian untuk duduk di perpustakaan menikmati wifi gratis untuk membaca dongeng sejarah masa lampau. Dengan mencoba semua menu yang tersaji di depan mata, aku mungkin tak akan terburu-buru menyimpulkan jawaban. Tidak akan lagi terburu-buru menjudge betapa membosankannya, nggak seru, dan bukan aku banget ketika sedang tidak produktif. Selain itu, mencoba konsisten pada produktivitas memang bagus tapi kalau setelah dijalani rasanya tertatih-tatih, mungkin itu juga perlu dipertanyakan.

Lalu pertanyaannya, bagaimana produktivitas hari ini?

Namun hari ini seolah-olah seluruh tubuh bernapas lega, meninggalkan rasa nyeri. Benar hidup memang tak sempurna, untuk itulah produktivitas ada.

Malang, 8 Desember 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s