Tulisanmu

Seluruh perhatian di laptop ini, tertuju pada blog-mu. Tulisan segar penuh dengan celotehan renyah dan pertanyaan yang tak jauh-jauh soal kehidupan. Wajahku yang semula muram, kini tersenyum oleh sentilan kata-katamu. Benar saja, sudah lama aku menikmati tulisanmu, tapi belum sekalipun aku dibuat bosan dan jengkel. Pada saat itu, satu kalimat saja bisa menyambar nyali yang mulai ciut. Membawaku kembali menjadi anak-anak yang mulai mengeja dunia lagi.

Anggaplah memang tulisanmu keren. Hampir tidak pernah kubayangkan sekaligus temukan bahwa ada manusia-manusia yang tulisannya begitu keren untuk dibaca. Meski itu hanya karena faktor menyentuh hati si pembaca, sederhana sekali bukan? Semua. Semua. Hampir semua tulisanmu sudah khatam kubaca hingga diulang-ulang. Pelajaran yang kupetik darimu seperti hujan yang mengguyur perih kegelisahan.

Membaca tulisanmu tak lain seperti menyelami kehidupan anak usia dua puluhan dari sudut pandang penciptaan dan menghayati hakikat eksistensi. Merenung, menunjukkan arah, memperkaya batin, menelanjangi diri di depan cermin besar peristiwa untuk mencoba bertahan dengan segala hal yang ada pada diriku. Itu yang aku syukuri setelah membaca tulisanmu.

Malang, 8 November 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s