Terapi Menulis

Sekali lagi pikiran memintaku mengistirahatkan puisi-puisiku. Empat hari ini aku sedang menekuni terapi menulis. Tentu saja bukan menulis bait-bait puisi pun bukan satu hal yang sulit tapi juga tak bisa dibilang mudah. Bagaimana aku harus menyebut terapi ini? Sebut saja “cara untuk mewaraskan diri”. Aneh? Bisa jadi.

Beginilah.

Di setiap lembar yang akan digunakan untuk terapi, aku menuliskan ’30 Hal yang Aku Kagumi’, bisa hal-hal yang aku kagumi dari diriku sendiri atau dari orang lain, tergantung siapa subjek yang ingin aku tulis. Pada lembar itu aku juga menuliskan harapan yang aku inginkan ada pada subjek yang aku tulis. Hal itu bisa membantu menstimulasi pikiran untuk tetap sehat dan berperasaan positif sepanjang hari. Namun seperti terapi-terapi lain yang butuh konsistensi untuk mencapai hasil yang maksimal, maka terapi inipun demikian.

Kemudian pertanyaannya:

Sampai kapan aku bisa bertahan dengan rutinitas ini?

 

Malang, 7 Agustus 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s