Menepi, sebuah puisi

Dan kita pernah berhari2
Menyepi sendiri
Memperjuangkan mimpi yang sempat lari
Pada hari hari sebelum ini
Ada hati yg ramai berpuisi
Kan itu, pernah jadi rumah bagi gelisah
Kan itu, sempat tersandar sabar
Kan itu, kita bersama mengusir sepi
Kan lalu kita lari oleh bahagia
Kan lalu terbawa kita pada canda
Kan lalu terbuka semua rahasia pikiran kita
Kan itu, kita dulu
Menepi sendiri meramaikan diri
Dan kini, aku yang baru menjalani hidup yang biru
Tanpamu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s