Hidup Tak Sendiri!

…sepasang tanganku ini, tak hanya mampu mengusap luka. Ia pun ada untuk menggenggam dan mengajakmu menari. -Erie_nya

Semua yang membuat aku sepakat untuk menemukan momen penyadaran adalah kekuatan.

Di luar sana, ada orang-orang yang kita sayangi, barangkali hidupnya ingin kita bahagiakan. Di atas semua hal itu, sedikit banyak menggelitik dan mengundang peran kita untuk memberi manfaat bagi mereka. Mak rasanya hadir dalam kebahagiaan mereka adalah alasan permanen yang paling menggerakkan hati ini.

Dan karena alasan itulah ada banyak kekuatan untuk meyakinkan diri sendiri menemukan alasan hidup lagi; ada yang berjanji pada diri sendiri bahwa akan hidup lebih baik lagi. Dan sebaik-baik alasan adalah yang mampu memberikan kebebasan untuk bergerak.

Terusirlah semua sepi. Terusirlah jiwa-jiwa yang merasa tersingkir atau ditinggalkan. Yang merajai perasaan ketidakberdayaan. Dan jika mau kau yakini tak ada yang membuatmu sendirian, selalu ada yang menemanimu melewatinya, menggenggam dan melukis lagi lengkung senyum di wajahmu.

Untukmu, diriku sendiri: yang hati dan kasih sayangnya selalu terjaga untuk kebaikan serta kebahagiaan orang lain. Teruslah menjemput paksa kebahagiaan dengan doa. Kau tak sendirian, sejak dahulu. Sejak Allah menjanjikan bahwa kebahagiaan juga Ia titipkan pada sebuah ujian.

 

Arjowinangun-Malang, 18 Juni 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s