Selamat Berhasil

Far, sayangku, kebanggaanku. Terimakasih dan selamat aku sampaikan padamu atas keberhasilanmu melatih diri sendiri hingga sampai di titik ini. Pencapaianmu kemarin mengagumkan, menjadi 30 besar dari sekian ribu orangg yang mendaftar pada seleksi beasiswa di sebuah negara eropa sana.

Bagaimana rencana pengembangan dan pertumbuhan dirimu selanjutnya? Aku harap map plan yang kamu buat cukup berguna sebagai serangkaian pedoman konkret untuk bertindak. Aku bangga, karena itu menjadi salah satu bagian terpenting dari proses, yaitu merencakan hasil.

Selamat sekali lagi untukmu sayangku. Selamat atas keberhasilanmu, ini satu hal yang baru, luar biasa, dan patut diapresiasi. Tulisan ini adalah salah satu bentuk apresiasinya. Aku melihat kehebatanmu karena mau menghargai dirimu sendiri dengan melakukan banyak hal yang bermanfaat, menantangnya, membuatnya berguna dan memeluknya ketika jatuh, tanpa meninggalkan. Tanpa peduli berapa kali kamu harus jatuh dan merangkak. Hebat.

Tentu saja aku ingin menyaksikan lagi kolaborasi yang sempurna dari dirimu. Aku yang jiwa dan kamu yang raga. Apa lagi yang akan kita lakukan, yang akan kita kerjakan agar bermanfaat lebih banyak lagi? Satu per satu kita akan bersama menyelesaikan kemenangan setahap lebih maju setiap harinya. Katamu, ‘hidup yang tak dipertaruhkan adalah hidup yang tak pernah layak untuk dimenangkan’, bukan? Jadi mari kita bersama berjuang saja mempertaruhkan semua hal terbaik yang kita miliki. Kita akan berkolaborasi menjadi hebat dan memukau.

Selanjutnya, proses seleksi beasiswa yang kamu ikuti itu akan masuk pada tahap wawancara. Tenang saja semua akan berjalan lancar dan berhasil kamu lewati  jika kamu mempersiapkan diri untuk tampil menjadi yang terbaik dari versimu. Aku hanya meminta tolong agar kamu tidak bosan dan semakin rajin belajar, mencari-cari materi wawancara, menggali karakter diri/personality, sekaligus menganalisis kemungkinan jawaban yang kamu pikir tepat. Kemudian jadikan semua itu bekalmu untuk maju.

Kamu masih ingat cita-citamu, kan? Sekolah setinggi-tingginya dan menerima ilmu sebanyak-banyaknya kemudian memanfaatkan sekaligus mengabdikan diri sebaik-baiknya bagi banyak orang. Tentu saja sebaik versi yang kamu punya dan bisa persembahkan. Jadilah sebaik-baiknya dirimu.

Nak, hidup memang keras dan tak mudah tapi kamu jauh lebih keras dan tak mudah dikalahkan. Kini, kita punya banyak alasan untuk terus bangun dan maju. Jadikan itu sebagai sumbu untuk mengaktifkan kekuatan-kekuatan pribadi, atau bisa juga untuk menyalakan lilin orang lain yang cahayanya mulai redup. Hidup tak melulu soal diri sendiri kan?

Pencapaianmu adalah bukti bahwa kamu telah melaksanakan tugasmu menjadi pribadi yang berkelas: mencoba dan mendorong diri sendiri untuk maju hingga bisa menolong diri sendiri berpikir positif dan merasakan bahwa semua itu penting. Pasti ada hal yang bermanfaat dari setiap keputusan dan peluang. Tapi juga jangan lupakan pasti ada pula hal yang kurang menyenangkan setiap hari akan muncul. Percayalah tidak ada titik puncak tanpa langkah pertama, tidak ada pencapaian tanpa tugas dan pengorbanan. Nikmati saja.

Kali ini, ijinkan aku meyakinkan diriku sendiri bahwa kita punya sekotak keajaiban di pikiran, sekotak hal berkualitas di pribadi kita, sekotak ketulusan di hati kita. Kita punya semua yang berkualitas dan kompeten dari diri kita sendiri. Jadi mari kita percayai bahwa semua hal terbaik itu akan bekerja sama dan berlaku adil.

Sekali lagi selamat ya, selamat berjuang lagi. Selamat memetik hasil dari akumulasi kegigihan, kekuatan, kesabaran, doa, cinta, dan perasaan-perasaanmu. Sukses sayangku.

Malang, 2 Mei 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s