rebut kabut

Aku di antara kalut

Tapi senyummu tetap lembut

Wajahku kusut

Tapi kamu tak pernah ribut

Tahu kan aku ini penakut

Tapi doamu ada bagai selimut

Sekali namamu kusebut

Semangat langsung tersulut

Ah kamu selalu bisa merebut

Hatiku agar tak larut

dalam carut marut

 

Terimakasih emak atas kesediaan mengangkut kabut luka ke laut suka meski jarak terpaut

Malang, 20 November 2015; 17.36

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s