Seraut Wajah dan Kesempurnaanmu

Sepanjang pejalanan ke kampus tadi hanya wajah ibu yang terbayang, sepertinya rinduku sudah menggebu hingga tak terasa air mata menetes sepagi tadi. Entah apa yang membuat kampus pagi ini mendadak menjadi surga kecil bagiku dengan agenda mengumpulkan tugas. Dari spion sepeda motor aku bisa melihat di belakang banyak kendaraan yang berjalan menuju arah yang sama, jalanan macet tapi udaranya tidak terlalu dingin. “Terlambat!” pikirku sambil terus melaju meninggalkan daun yang berguguran di tepian jalan.

Pagi tadi aku melepas segala kekhawatiran bersamamu, bu… bebas melepaskan cemas denganmu meski belum sepenuhnya terpuaskan. Pagi tadi aku menggandengmu sambil berjalan menaiki tangga penuh kaca yang memantulkan senyum terbaikku. Lebih tepatnya berusaha mengeluarkan senyum terbaik yang aku miliki pagi tadi. Pagi tadi sebelum sempat aku lupa bagaimana caranya tersenyum, kita kembali beradu canda dalam doa-doa yang teduh. Ibu masih ingat bagaimana dulu pertama kali mengajariku berdoa? Kini semakin aku beranjak dewasa, yang kupahami tentang doa hanyalah alunan sederhana yang kemudian menjadikanku bahagia.

Waktu telah banyak menumbuh-kembangkanku meski tampaknya ketiadaanmu mengikis waktu berhargaku; bersamamu. Dulu aku tidak pernah takut terjatuh saat berjalan, sekarang aku menimbang setiap langkah untuk menjadi sempurna karena ketiadaanmu. Sebagian dari kita memiliki traumatik masing-masing, namun sayang tak ada dokter spesialis yang dapat menangani penyakit macam ini. Ada ketakutan-ketakutan skeptis yang menghalangi deskripsiku tentang sesuatu di masa depan. Padahal seharusnya perpisahan dan kedewasaan menjadi sahabat yang seharusnya menyempurnakan. Untuk menjadi sempurna, aku hanya perlu untuk tidak takut menari dan terjatuh, mengusap-usap debu yang mengotori kaki. Bahwa untuk menjadi sempurna, seorang harus mampu melampaui semua ketidaksempurnaan yang ada termasuk kekecewaan.

Rasanya tidak ada duniaku yang sesempurna dirimu, Bu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s