Ada banyak definisi hidup yang tertanam di kepala setiap orang. 270 hari di tahun ini rupanya cukup menambah definisi hidup di kepalaku: Hidup adalah rangkaian kebetulan yang berguguran membentuk isyarat. Kadang ada yang begitu rapat enggan mengakuinya, beberapa orang berkenan menghadirkannya sehingga masih menyimpan keyakinan. Siapapun berhak menyangkal dengan segala sangka tentang kebetulan-kebetulan itu. Tapi barangkali kita harus mulai belajar menggunakan kebetulan sebagai barometer langkah-langkah yang akan terbentuk. Cuaca tidak akan selamanya cerah, hujan tidak selalu turun. Lebih bijak menyikapi kebetulan dengan berada di tengahnya. Berada di tengahnya, terus berjalan, dan membawa payung. Bahwa kita harus meyakini, kebetulan hanya salah satu cara Tuhan agar kita tidak salah jalan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s