Semakin jauh darimu, justru aku yang tak bisa pergi

Bayangmu kuat menghampiri

Pernah menuntunku di jalan yang hilang

Bagaimana mulanya…

Muncul, tenggelam, muncul lagi, hilang…

Kemudian tertanam

Ingatan tajam pada rongga pikiran

Menjadi nafas setiap pilihan langkah

Hadirmu bukan karena sebuah proses

Tapi waktu yang tepat

Adalah dasar arah dalam diri

Apa aku harus mulai bertanya?

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s