Sore Tadi Tentang Hujan

Sore tadi
Ia dibebaskan hujan untuk melepaskan air mata di antara rintiknya yang membasuh wajah
Sore tadi,
Ia merapal doa atas namamu saat tetes hujan menyentuh bibirnya
Sore tadi,
Ia bermain dengan benci tentang air mata yang datang setelahnya
Sore tadi,
Ia kembali membuka definisi kata ‘pergi’ tapi menolak sepi
Sore tadi,
Ia mencium aroma tubuh yang berjarak ribuan kilo dari rengkuhan
Sore tadi,
Ia bukan lagi yang peka tentang pertemuan dan perpisahan
Sore tadi,
Ia memeluk hujan, mendapati lagi setengah dari kesenangannya
Sore tadi,
Ia mendiami kenangan lama lalu
Merapikan kata agar luka tertata
Kapanpun saat hujan datang, ia bebas membuka kenangan
Sekedar untuk mengintip. Tidak akan hilang
Hanya meredup di suatu tempat yang disebut hati
Hujan sore tadi

Malang, 14 Maret 2015; 17.13

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s