MUNGKIN KITA LUPA

Mungkin kita lupa bagaimana caranya saling sapa

Karena hati sempat ramai dan lama berdoa

Atau karena sudah terbiasa tak bisa menyampaikan rasa yang sebenarnya

Tanpa sadar membiarkan diri bertahan dalam kesabaran

Mungkin kita lupa apa saja ramuan bercinta

Sebab terlampau sibuk menerka berbagai prasangka yang menggoyahkan doa-doa

Berpura-pura sanggup mendiami kesepian

Ah bahkan membuka percakapan dengan sepi sering kita tunaikan

Atas nama kedamaian yang sebenarnya menyesakkan

Mungkin kita lupa

Ada sepi yang bernyanyi, diam menari-nari

adalah cara tuhan mengutus kita sendiri

Memilih jalan ke kanan atau kiri

Sambil berusaha menguatkan diri

Mengagumi pagi tanpamu –lagi

Omah Kayu, 1 Maret 2015

Advertisements

3 thoughts on “MUNGKIN KITA LUPA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s