Bahagia Itu Dekat

gambar di ambil dari wallpaper bbm

Menjadi bermanfaat bagi sesama tidaklah harus menanti memiliki kelebihan materi, karena menjadi bermanfaat tidaklah selalu identik dengan berbagi uang, makanan, atau benda-benda lainnya.

Berusaha menjadi pribadi yang menentramkan dan menyenangkan untuk orang lain, rendah hati dalam sikap, kata-kata santun sejuk jauh dari menggunjing/mengeluh/mengumpat, senyum tulus yang senantiasa terukir, selalu menyediakan tangan untuk membantu, menyediakan pundak untuk bersandar adalah bentuk-bentuk pancaran “manfaat sederhana tapi tiada ternilai” yang pasti bisa kita bagikan untuk sesama dan kehidupan lain di sekitar kita. Dan ketika diri kita mampu menjadi pribadi yang bermanfaat selanjutnya kitapun akan menjadi lebih kuat, lebih mudah menyederhanakan keinginan kemudian merasakan bahwa semua yang kita miliki saat ini “telah cukup”. Karenanya menebar manfaat bagi sesama dalam wujud yang “sederhana tapi tiada ternilai” barangkali bisa dipertimbangkan menjadi pilihan aktivitas hidup untuk kian mendekatkan kebahagiaan dalam jangkauan dan lebih menyederhanakan prasyarat untuk memiliki kebahagiaan.

Bukankah dengan demikian kebahagiaan itu sebenarnya tidak jauh-jauh dari hari-hari kita?

Maka apalagi yang kita cari?

Waroeng SS, Malang 12 Januari 2015; 18.41

Advertisements

5 thoughts on “Bahagia Itu Dekat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s