Wajah Pemimpin Masa Depan

Bahwa masa depan bangsa ada di genggaman anak-anak dan generasi muda Indonesia saat ini, menjadi hal yang tak terbantahkan.

Lalu bagaimana kabar generasi muda di Indonesia kini? Pertanyaan yang layak kita lontarkan di saat menjelang momentum pemilu 2014. Pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini harusnya menjadi momentum bagi kita untuk mempertanyakan apa saja yang telah kita perbuat bagi kemajuan bangsa ini? Apa yang telah kita berikan untuk diri sendiri sehingga 5 sampai 10 tahun lagi bisa mengelola masyarakat dan bangsa ini? Apakah setiap “kita” sudah siap menjadi pemimpin masa depan, menjadi pemimpin bagi diri sendiri, masyarakat dan bangsa?

Ini dia yang mestinya jadi perhatian. Saat ini di Indonesia terdapat 240 juta orang dan di antara 240 juta orang itu tidaklah sulit menemukan seorang pemimpin masa depan. Momentum pemilu seperti ini seharusnya digunakan secara tepat untuk memilih pemimpin yang memiliki sifat “problem solving leader” atau pemimpin yang mampu membawa yang dipimpinnya keluar dari persoalan-persoalan yang dihadapi. Sudah saatnya kita, generasi muda mengambil langkah untuk kemajuan diri sendiri dan bangsa. Kenapa generasi muda? Para pemuda memiliki tanggung jawab besar dalam tatanan kehidupan masyarakat di masa depan, karena generasi muda berperan sebagai agen perubahan dan kontrol sosial di dalam masyarakat.

Rasanya tidak perlu repot-repot mencari figur pemimpin yang diidamkan, karena pada hakikatnya setiap manusia terlahir sebagai seorang pemimpin atau khalifah. Manusia memang akan selalu menjadi pemimpin. Hampir seluruh waktu yang kita miliki digunakan untuk memimpin diri sendiri, baik di kehidupan sehari-hari maupun dalam berinteraksi dengan masyarakat. Bukan hanya menjadi pemimpin dalam konotasi politik dan organisasi tapi juga menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Yaitu membentuk kepribadian pemimpin sejati di mulai dari dirinya sendiri. Mencari rujukan tentang pemimpin itu sesungguhnya mudah. Ada terlalu banyak contoh pemimpin di sekitar kita yang keteladanannya bisa kita tiru, gagasannya diikuti, dan langkah-langkahnya mampu menginspirasi.

Memimpin itu bukan hanya soal kecerdasan, kharisma, komunikasi, dan segala atribut yang melekat pada figur pemimpin. Disebut pemimpin jika ada pengakuan dari orang yang dipimpinnya. Syarat pemimpin yang utama adalah Bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa sesuai bunyi sila 1 Pancasila. Oleh karena itu sudah sewajibnya setiap orang memiliki kesadaran mental, moral, dan ideologis yang merupakan syarat mutlak sebagai calon intelektual dan pemimpin. Hal-hal tersebut akan mampu menghasilkan pemimpin yang original atau otentik, yaitu pemimpin yang memiliki empat elemen berupa kepemimpinan atau leadership, tanggung jawab, integritas, dan pandai bermasyarakat.

Leadership atau kepemimpinan itu kuat, tidak hanya pandai menyuruh dan menghardik, tapi juga mengayomi orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin itu diberikan kepercayaan, diikuti kata-kata dan perbuatannya dengan baik. Pemimpin yang baik selalu meletakkan cita-cita bersama di atas kepentingan pribadi. Ia tidak akan mendiamkan hal-hal buruk seperti kekakuan, keterlambatan, ketidaktegasan, dan kebimbangan menular hingga merusak sendi-sendi tatanan kepemimpinannya. Pemimpin yang kepemimpinannya kuat, ia tanggap memutuskan dan cepat bertindak. Ia akan menularkan sikap, hal, gagasan, dan segala sesuatu yang positif untuk kebaikan bagi yang dipimpinnya.

Pemimpin yang bertanggung jawab, ia bekerja sangat cerdas, keras, dan pantang menyerah dalam menggunakan seluruh kemampuan yang dimilikinya untuk apa yang dipimpinnya. Ia bertanggung jawab atas apa yang dipimpinnya, mengemban amanah yang diberikan banyak orang dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Pemimpin menjadikan semua merasa ikut memiliki tanggung jawab dan melakukan pekerjaan dengan cinta dan totalitas.

Integritas dan pandai bermasyarakat itu membuat mereka jadi pemberani dan tak gentar hadapi apapun. Pemimpin yang berintegritas ia sangat bersahabat, sopan dan simpel tutur katanya, tapi sangat besar keberaniannya dan tegas sikapnya dalam setiap langkah. Pemimpin yang seperti itu mampu mengajak seluruh masyarakat dan orang yang dipimpinnya ikut bergerak dan melakukan perubahan.

Sudahkah kita memiliki kesemua hal itu?

Mewujudkan pemimpin-pemimpin emas masa depan bagi Indonesia bukan merupakan sebuah masalah yang sulit dan teka-teki yang harus dipecahkan karena semua jawaban itu sudah ada dalam diri kita masing-masing –para generasi muda– sekarang tugas kita, para generasi muda adalah mendidik diri sendiri, harus terus belajar bagaimana menjadi pemimpin bagi diri sendiri terlebih dahulu agar menjadi generasi-generasi yang berkualitas. Menjadi generasi yang bisa memberikan harapan bagi kemajuan bangsa, menyalakan inspirasi, dan membuka view lain yang mampu membuat semua orang tergerak untuk bertindak memperbaiki negeri.

Pada akhirnya, generasi-generasi muda yang punya komitmen, sederhana, mampu membuat orang lain terpesona dengan kepemimpinannya yang solid, berintegritas, bertanggung jawab, dan pandai bermasyarakat adalah mereka yang sedang melakukan perubahan. Mereka adalah orang-orang yang akan menghiasi panggung-panggung penting dalam kepemimpinan negeri ini di tahun-tahun yang akan datang.

Advertisements

4 thoughts on “Wajah Pemimpin Masa Depan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s