POTRET 2: Belajar Dari Masa Lalu

Menengok ke belakang tak selalu identik dengan kesedihan dan sesuatu yang jelek. Masa lalu bisa saja dijadikan bahan renungan dan koreksi diri. Bahwa sebenarnya masa depan masih terbuka lebar bagi siapa yang mau berusaha memperbaiki diri dan belajar dari kesalahan masa lalu demi kemajuan masa depannya.

Tak banyak orang yang mengira bahwa apa yang dilakukannya dahulu di masa lalu sangatlah berpengaruh terhadap kehidupan di masa depan. Sebenarnya bukan hal sulit untuk bangkit dari kegagalan atau bahkan dari luka masa lalu. Hanya butuh kebesaran jiwa, kesabaran, introspeksi diri, dan doa, serta keikhlasan. Masa lalu yang kelam, pengalaman yang menyakitkan mungkin masih terus teringat hingga menyisakan dendam di hati kita. Namun sebenarnya hal itulah yang menghambat kemajuan masa depan kita nantinya. Bagaimanapun kondisi masa lalu kita, itulah yang telah terjadi dan tak mungkin kembali. Percuma jika kita mengungkit masa lalu dan berandai andai seperti “ah, seandainya saja dulu aku sekolah disini. Atau ah, seandainya saja aku tak melakukan kesalahan itu’’, tak ada gunanya, lagipula waktu tak akan pernah mungkin berjalan kebelakang. Sudahlah lupakan luka masa lalumu. Biarkan angin membawamu berlari mengejar mimpi dan kesuksesan.

Ngomong seperti itu sangatlah mudah, tapi terkadang penerapannya sulit. Menurut saya tak sesulit apa yang dibayangkan. Cobalah percaya pada diri sendiri bahwa kita mampu melakukan apa yang seharusnya kita jalani. Bahwa yang terjadi sekarang bisa jadi menurut kita tak pantas tapi menurut kacamata Tuhan itulah yang terbaik untuk kita. Sebesar apapun usaha kita, tetaplah Tuhan yang memiliki andil besar dalam menentukan hidup kita. Kita memang tak pernah tahu bagaimana masa depan kita nanti, tapi setidaknya Tuhan telah memberi kita kesempatan untuk merencanakan masa depan yang terbaik. Dan peran Tuhan hanyalah menyetujui atau tidak atas apa yang kita rencanakan. Intinya adalah, sekecil apapun rencana atau tujuan hidup kita Tulislah! Lakukanlah! dan berdoalah!. Kelak ijinkanlah Tuhan untuk memberi jalan yang terbaik untuk kita.

Seindah-indah tujuan hidup adalah menjadi pribadi yang berguna! –Mario Teguh-

Sesekali tengoklah masa lalumu, biarkan hal itu menjadi pengindah masa depanmu, menjadi kenangan-kenangan yang tak terlupakan. Masa lalumu adalah saksi bisu kesuksesanmu. Tanpa masa lalu hidupmu akan hampa. Pengindah kebahagiaan adalah kegagalan. Karena semua berawal dari nol. Masa lalu bukanlah penentu masa depan karena kemarin adalah kenangan, hari ini adalah tantangan, dan esok adalah harapan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s